Berita Terbaru :

URGENSITAS MENGIKUTI Program Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK)

Kamis, 26 Juli 2012 - 10:14:25 WIB
Diposting oleh : Publikasi dan Kerjasama
Kategori: Penelitian - Dibaca: 784 kali


(24/07)
Menggantikan kehadiran Rektor IAIN "SMH" Banten Prof Dr H E Syibli Syarjaya LML MM yang sedang menghadiri promosi doktor di Jakarta, dalam acara pembukaan program pengenalan PPLK pembantu rektor dua bidang administrasi umum Dr. H. Zakariya Syafe’i, M.Pd. mengingatkan mahasiswa peserta akan pentingnya PPLK. Menurutnya PPLK merupakan sebuah kewajiban bagi mahasiswa yang akan lulus, selain KKN (Kuliah Kerja Nyata-red). "Calon Guru sudah lebih baik dari pada calon dewan, calon guru berdasarkan undang-undang RI No 14 tahun 2005 untuk menjadi seorang guru minimal memiliki kualifikasi pendidikan S1 atau Diploma IV, berbeda dengan calon dewan yang cukup minimal pendidikan SLA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas-red)" demikian tegasnya kepada ratusan calon praktikan. Zakariya juga menyinggung tentang kebijakan undang-undang yang tidak sesuai dengan porsi suatu profesi, "untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, tenaga pendidik diwajibkan minimal S1, tapi untuk yang merancang peraturan, kebijakan, bahkan Undang-undang (Dewan-red) dari tingkat pendidikan SLA" demikian ungkapnya.
PPLK memberi akses mahasiswa untuk mengimplementasikan teori-teori yang didapatkan selama di ruang kuliah, selain itu PPLK dapat membandingkan kesesuaian teori dalam penerapannya. Bukan hal yang tidak mungkin kesulitan dalam menerapkan teori kerap sekali terjadi disebabkan latar belakang siswa berbeda. Oleh karenanya belajar dari pengalaman PPLK merupakan hal terpenting untuk mencapai kelulusan, agar semua peserta PPLK mendapatkan nilai yang bagus sehingga mampu menjadi guru yang kokoh yang dilahirkan IAIN SMH Banten yang selalu membawa misi keislaman. Zakariya menghimbau tidak kalah pentingnya selama kegiatan PPLK mahasiswa agar bersikap menjaga diri dari perilaku yang melanggar norma-norma KeIslaman. (AR)